Tugas Softskill : Cloud Computing



Definisi Komputasi Awan
            Pada dunia IT para ahli banyak memberikan pengertian mengenai komputasi awan. Komputasi awan sederhananya dapat diartikan sebagai aplikasi bagi dan gunakan dan sumberdaya dari sebuah lingkungan jaringan untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa peduli kepemilikan dan manajemen dari sumberdaya dan aplikasi jaringan. Dengan komputasi awan, sumberdaya komputer untuk menyelesaikan pekerjaan dan data mereka tidak lagi disimpan pada sebuah personal computer, tapi tersiar dimanapun yang dapat diakses di lokasi manapun dan di waktu kapanpun.
            Komputasi awan menjadi teknologi yang dapat diterapkan di organisasi-organisasi dengan skala nya yang dinamis dan penggunaan sumber daya virtual nya sebagai sebuah layanan melewati internet.
            Kehadiran komputasi awan sejatinya bermula hadir untuk kalangan industri. Komputasi awan adalah model komputasi baru yang secara luas diterapkan dalam industri dan masyarakat masa kini. Beberapa alasan yang melatar belakangi teknologi ini antara lain:
(a)    Komputasi awan adalah sebuah model layanan berbasis Internet untuk menampung sumber daya sebuah perusahaan. Artinya sebuah perusahaan tak perlu lagi memiliki atau mendirikan infrastruktur lantaran sudah ada perusahaan lain yang menyediakan penampung di awan alias internet.
(b)   Sebuah perusahaan tak perlu lagi mengalokasikan anggaran untuk pembelian dan perawatan infrastruktur dan software.
(c)    Perusahaan pun tak perlu memiliki pengetahuan serta merekrut tenaga pakar dan tenaga pengontrol infrastruktur di cloud yang mendukung mereka.
Sebuah setup infrstruktur model cloud computing biasanya dikenali sebagai “cloud”. Berikut adalah beberapa kategori layanan yang tersedia dari sebuah cloud seperti :
(a)    Infrastructure As A Services (IAAS)
(b)   Platform As A Services (PAAS)
(c)    Software As a Services (SAAS)


Karakteristik Komputasi Awan
            NIST mengidentifikasi lima karakteristik penting dari komputasi awan (Mell & Grance, 2009) sebagai berikut:
a)      On-demand self-service. Pengguna dapat memesan dan mengelola layanan tanpa interaksi manusia dengan penyedia layanan, misalnya dengan menggunakan, sebuah portal web dan manajemen antar muka. Pengadaan dan perlengkapan layanan serta sumber daya yang terkait terjadi secara otomatis pada penyedia.
b)      Broad network access. Kemampuan yang tersedia melalui jaringan dan diakses melalui mekanisme standar, yang mengenalkan penggunaan berbagai platform (misalnya, telepon selular, laptop, dan PDA).
c)      Resource pooling. Penyatuan sumber daya komputasi yang dimiliki penyedia untuk melayani beberapa konsumen menggunakan model multi-penyewa, dengan sumber daya fisik dan virtual yang berbeda, ditetapkan secara dinamis dan ditugaskan sesuai dengan permintaan konsumen. Ada rasa kemandirian lokasi bahwa pelanggan umumnya tidak memiliki kontrol atau pengetahuan atas keberadaan lokasi sumber daya yang disediakan, tetapi ada kemungkinan dapat menentukan lokasi di tingkat yang lebih tinggi.
d)     Rapid elasticity. Kemampuan dapat dengan cepat dan elastis ditetapkan.
e)      Measured Service. Sistem komputasi awan secara otomatis mengawasi dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya dengan memanfaatkan kemampuan pengukuran(metering) pada beberapa tingkat yang sesuai dengan jenis layanan. Penggunaan sumber daya dapat dipantau, dikendalikan, dan dilaporkan sebagai upaya memberikan transparansi bagi penyedia dan konsumen dari layanan yang digunakan.


Mekanisme Akses Komputasi Awan
            Mekanisme akses ke cloud computing ‘mungkin’ dapat dijalankan secara beraneka ragam – mulai dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien, sampai kepada akses ekstranet dan internet melalui browser yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing. Protokol aplikasi yang digunakan pun dapat beragam, tetapi hal ini tidaklah terlalu signifikan bila dilihat dari sisi pengguna akhir, dimana pengguna akhir cukup mengetahui bagaimana cara mengakses dan mempergunakan jasa layanan yang terdapat pada cloud computing.
           
Arsitektur Komputasi Awan
            Pada tahap pra penerapan cloud computing diperlukan fondasi pemahaman yang kuat akan konsep serta apa-apa saja yang diperlukan untuk membangun komputasi awan.
            Cloud computing adalah sebuah model komputasi dimana sumber daya seperti processor / computing power, storage, network, dan software menjadi abstrak dari diberikan sebagai layanan di jaringan / internet menggunakan pola akses remote. Model billing dari layanan ini umumnya mirip dengan layanan publik. Ketersediaan on-demand sesuai kebutuhan, mudah untuk dikontrol, dinamis dan skalabilitas yang hampir tanpa limit adalah beberapa atribut penting dari cloud computing.
            Amazon Web Services adalah salah satu pemain utama yang memberikan layanan IAAS. Mereka mempunyai dua layanan yang sangat populer – Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service. Layanan ini tersedia melalui layanan interface Web. Pelanggan dapat menggunakan EC2 dan S3 API untuk berkomunikasi dengan layanan ini. Kepopuleran API ini di dorong oleh berbagai produk cloud yang memberikan dukungan kepada mereka juga.

Komponen Komputasi Awan
            Ada tiga komponen dasar komputasi awan dalam topologi yang sederhana yaitu clients, datacenter dan distributed servers.
            Clients pada arsitektur cloud computing dikatakan hal yang persis sama yang mana mereka dalam jaringan lokal sehari-hari yang polos. Mereka, secara jenis, adalah komputer yang hanya duduk di meja. Namun mereka juga bisa jadi laptop, komputer tablet, handphone, atau PDA. Klien adalah perangkat yang berinteraksi dengan pengguna tingkat akhir untuk mengatur informasi mereka di awan.
            Datacenter adalah kumpulan server yang menjadi rumah dari aplikasi langganan kita. Datacenter bisa jadi ruangan besar di basement dari sebuah gedung atau sebuah ruangan yang penuh dengan server di sisi lain dari dunia yang dapat kita akses via internet. Trend yang tumbuh dalam dunia IT adalah memvirtualkan server. Yang mana software dapat dipasang mengizinkan instances jamak dari server virtual untuk digunakan. Dalam cara ini, kita dapat memiliki setengah lusin server virtual yang berjalan dalam satu server fisik.
            Server Terdistribusi adalah penempatan server pada lokasi yang berbeda. Tapi server tidak semua harus memiliki rumah dalam lokasi yang sama. Terkadang, server terpisah lokasi secara geografis. Tapi untuk kita, pelanggan cloud, server ini bertindak layaknya mereka berkumpul tepat bersebelahan satu sama lain.
            Platform Cloud merupakan layanan berupa platform komputasi yang berisi infrastruktur hardware dan software. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan layanan PAAS sebagai infrastruktur aplikasi bisnis nya. Sedangkan Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan. Cloud Infrastructure merupakan penyampaian komputasi sebagai sebuah layanan.


[1] Komputasi Awan (Cloud Computing) Perpustakaan Pertanian, Syaikhu., Akhmad, Jurnal Pustakawan Indonesia.
[2] Petunjuk Praktis Cloud Computing Menggunakan Open Source., Purbo, Onno. W.

Rabu, 06 Januari 2016
Posted by San

Virtual Class: Tes Akhir Jaringan Komputer Lanjut

1. Service yang cara kerjanya mirip dengan mengirim surat adalah :
a. Connection Oriented c. Semua jawaban benar
b. Connectionless Oriented d. Semua jawaban salah

2. Nama lain untuk Statistical Time Division Multiplexing (TDM) adalah :
a. Non-Intelligent TDM c. Asynchromous TDM
b. Synchronous TDM d. Semua jawaban benar

3. Hubungan laju transmisi data dengan lebar pita saluran transmisi adalah :
a. Laju transmisi naik jika lebar pita berkuran.
b. Laju transmisi naik jika lebar pita bertambah.
c. Laju transmisi tidak bergantung pada lebar pita.
d. Semua jawaban salah.

4. Teknik encoding Bipolar-AMI dan Pseudoternary termasuk dalam teknik :
a. Multilevel Binary c. Biphase
b. NRZ d. Manchester

5. Jika dua frame ditransmisikan secara serentak maka akan menyebabkan terjadinya tubruklan. Kejadian ini dalam jaringan dikenal dengan istilah :
a. Contention c. Crash
b. Collision d. Jabber

6. Salah satu protocol CSMA yang tidak terus menerus mendengarkan channel adalah :
a. 1-persistent c. nonpersistent
b. p-persistent d. CSMA/CD

7. Salah satu protocol yang bebas dari tubrukan adalah :
a. Bit-Map c. Carrier Sense
b. CSMA d. ALOHA

8. Selective Repeater merupakan istilah lain dari :
a. Router c. Gateway
b. Bridge d. Repeater

9. Dalam pemeliharaan ring logis 802.4, frame kontrol yang bertugas untuk mengijinkan suatu stasiun untuk meninggalkan ring adalah :
a. Claim_token c. Token
b. Who_follows d. Set_Successor

10. Algoritma yang digunakan untuk menghindari kemacetan adalah :
a. Broadcast Routing c. Optimal Routing
b. Flow Control d. Flooding Routing

11. Algoritma routing yang menggunakan informasi yang dikumpulkan dari subnet secara keseluruhan agar keputusannya optimal adalah :
a. Algoritma Global c. Algoritma Terisolasi
b. Algoritma Lokal d. Algoritma Terdistribusi

12. Keuntungan multiplexing adalah :
a. Komputer host hanya memerlukan satu I/O port untuk satu terminal
b. Komputer host hanya memerlukan satu I/O port untuk banyak terminal
c. Komputer host memerlukan banyak I/O port untuk banyak terminal
d. Komputer host memerlukan banyak I/O port untuk satu terminal

13. Jenis kabel UTP digunakan untuk jaringan Ethernet :
a. 10Base2 c. 10BaseT
b. 10Base5 d. Semua jawaban benar

14. Suatu algoritma routing yang tidak mendasarkan keputusan routingnya pada kondisi topologi dan lalulintas saat itu adalah :
a. Non adaptive c. RCC
b. Adaptive d. Hot potato

15. Data/message yang belum dienkripsi disebut dengan :
a. Plaintext c. Auntext
b. Ciphertext d. Choke Packet

16. Algoritma Kontrol Kemacetan yang menjaga jumlah paket tetap konstan dengan menggunakan permits yang bersirkulasi dalam subnet adalah :
a. Kontrol Arus c. Pra Alokasi Buffer
b. Kontrol Isarithmic d. Choke Packet

17. Sekumpulan aturan yang menentukan operasi unit-unit fungsional untuk mencapai komunikasi antar dua entitas yang berbeda adalah :
a. Sintaks c. Protokol
b. Timing d. Routing

18. Algoritma yang digunakan oleh transparent bridge adalah :
a. RCC c. Flooding
b. Backward Learning d. Shortest path

19. Dalam model OSI internetworking membagi lapisan network menjadi beberapa bagian, kecuali
a. Intranet sublayer c. Internet sublayer
b. Access sublayer d. Enhanchement sublayer

20. Teknik time domain reflectometry digunakan pada standard IEEE:
a. 802.2 c. 802.4
b. 802.3 d. 802.5

21. Suatu cara yang mempunyai kemampuan untuk menyedian privacy, authenticity, integrity dan pengamanan data adalah :
a. Enkripsi c. Deskripsi
b. Antisipasi d. Semua jawaban salah

22. Tujuan adanya jaringan komputer adalah…..
a. Resource sharing c. High reability
b. Penghematan biaya d. Semua jawaban benar

23. Mengontrol suapaya tidak terjadi deadlock merupakan fungsi dari lapisan :
a. Network Layer c. Data link Layer
b. Session Layer d. Application Layer

24. Frame yang terjadi apabila suatu stasiun mentransmisikan frame pendek kejalur ring yang panjang dan bertubrukan atau dimatikan sebelum frame tersebut dikeluarkan. Frame ini disebut dengan istilah :
a. Orphan c. Pure
b. Beacon d. Semua jawaban salah

25. Wire center digunakan pada standar :
a. 802.2 c. 802.4
b. 802.3 d. 802.5

26. Komponen dasar model komunikasi adalah :
a. Sumber c. Media
b. Tujuan d. Semua benar

27. Di bawah ini termasuk Broadcast network :
a. Circuit Switching c. Satelit
b. Paket Switching d. Semi Paket Switching

28. Paket radio termasuk golongan :
a. Broadcast  c. Publik
b. Switched d. Semua benar

29. Di bawah ini termasuk guided media :
a. UTP c. Fiber Optik
b. Coaxial d. Semua benar

30. Modul transmisi yang sifatnya searah adalah :
a. Pager c. TV
b. Simpleks d. Semua benar
Kamis, 05 November 2015
Posted by San

Virtual Class: Quiz Jaringan Komputer Lanjut

1. Apa yang dimaksud dengan Komunikasi Broadband?
2. Sebutkan keuntungan SONET!
3. Jelaskan prinsip kerja dari ATM!
4. Apa yang dimaksud dengan DSL?

Jawab

1. Komunikasi Broadband adalah komunikasi data yang memiliki kecepatan tinggi dan juga memiliki bandwidth yang besar. Karena secara umum Secara umum, Broadband dideskripsikan sebagai komunikasi data yang memiliki kecepatan tinggi, kapasitas tinggi.

Ada beberapa definisi untuk komunikasi broadband, antara lain:

  • Menurut rekomendasi ITU No. I.113, “Komunikasi broadband didefinisikan sebagai komunikasi dengan kecepatan transmisi 1,5 Mbps hingga 2,0 Mbps.”. sedangkan
  • Menurut FCC di amerika, “ komunikasi broadband adalah suatu komunikasi yang memiliki kecepatan simetri (up-stream dan down-stream) minimal 200 kbps. Maka dari itu komunikasi brodband sering disebut juga dengan komunikasi masa depan.


Broadband itu sendiri menggunakan beberapa teknologi yang dibedakan sebagai berikut :

  • Digitas Subscriber Line (DSL).
  • Modem Kabel.
  • Broadband Wireless Access (WiFi dan WiMAX).
  • Satelit.
  • Selular.


2. Keuntungan:

  • Dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.
  • Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexer, BTS, dan terminal ATM.
  • Manejemen bandwith berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik.
  • Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh


3. Prinsip kerja ATM:
  1. Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi.
  2. Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan jumlah sesuai dengan rate-nya.
  3. Sebuah sel terdiri atas information field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header.
  4. Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan.
  5. Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim.
  6. Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing.
  7. Dikatakan merupakan kombinasi dari konsep circuit dan packet switching, karena ATM memakai konsep connection oriented dan mengggunakan konsep paket berupa sel.
  8. Setiap hubungan mempunyai kapasitas transfer (bandwidth) yang ditentukan sesuai dengan permintaan pemakai, asalkan kapasitas atau resource-nya tersedia.
  9. Dengan resource yang sama, jaringan mampu atau dapat membawa beban yang lebih banyak karena jaringan mempunyai kemampuan statistical multiplexing.


4. DSL (Digital Subcriber Line), kadang disebut juga dengan xDSL. Dimana “x” berarti tipe / jenis teknologi, yaitu : HDSL, ADSL, IDSL, SDSL, VDSL, dll. DSL merupakan Teknologi akses yang menggunakan saluran kabel tembaga eksisting untuk layanan broadband. x-DSL mampu membawa informasi suara dan data (termasuk gambar/video) , untuk data dengan kecepatan bervariasi (32Kbps s/d 8 Mbps). Karena menggunakan kabel telepon, maka x-DSL menyediakan bandwidth frekwensi secara dedicated (no-share bandwidth). x-DSL mempunyai Bite Rate yang tinggi (asymetric dan symetric). x-DSL menggunakan aplikasi Mode IP dan ATM. x-DSL mudah instalasi dan langsung dapat dipakai.
Posted by San

Search Engine Optimization (SEO)

Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah strategi atau teknik untuk meningkatkan jumlah pengunjung dalam suatu website dengan cara memperoleh peringat tinggi dalam hasil pencarian. SEO membuat sebuah website menjadi lebih sering dilihat dalam pencarian.

Jenis-jenis pendekatan dalam SEO:
  1. Organic: termasuk CEO, pembangunan link, termasuk metode-metode offline lainnya. 
  2. Paid: termasuk Pay Per Click (PPC), langganan berbayar, dan metode-metode iklan online lainnya seperti iklan banner.

Dampak positif dari Organic SEO:
  1. Beberapa aksi dari  SEO adalah satu aktivitas dalam satu waktu. 
  2. SEO dapat menaikkan jumlah pengunjung website. 
  3. SEO dapat membangun kredibilitas.
  4. Jika berhasil mengumpulkan peringkat yang bagus, maka website kita akan muncul di posisi yang penting di beberapa mesin pencari.


Dampak negatif Organic SEO: 


  1. Terdapat perubahan-perubahan code yang dibutuhkan di website. 
  2. Hasil peringkat atau jumlah penayangan berproses lambat. Hasil akan muncul normalnya dalam 3 atau 4 bulan.
  3. Tidak ada jaminan hasil pencarian menghasilkan peringkat.
Dampak Positif Pay Per Click SEO:

  1. Kampanye-kampanye atau iklan Pay Per Click dapat diimplementasikan dalam waktu yang singkat. 
  2. Tidak mengakibatkan perubahan dalam website. 
  3. Dapat menawarkan kata kunci dengan jumlah yang tidak terbatas untuk pencarian.
  4. Dapat memutuskan dimana daftar kita akan muncul dalam halaman pencarian dan dapat memutuskan apa yang akan dimuat dalam iklan ketika muncul. 


 Dampak negatif PyPer Click SEO:
  1. Setiap click berharga mahal karena adanya penawaran intensif. 
  2. Harus memnbayar setiap bulan dan jika tidak, maka akan mempengaruhi jumlah penayangan. 
  3. Pengunjung web lebih suka meng-clik link-link organic daripada link pay per click. 
  4. Memerlukan investasi waktu untuk memonitor secara konstan.

Kesimpulan: SEO adalah sebuah teknik yang dapat digunakan u tuk menaikkan jumlah pengunjung pada website. Terdapat dua jenis SEO yaitu organic dan pay per click. Perbedaan antara kedua jenis ini adalah organic SEO tidak berbayar sementara pay per click seo berbayar. Baik organic SEO maupun pay per click SEO, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

Minggu, 18 Oktober 2015
Posted by San

Popular Post

Blogger templates

Blog Archive

ReeCoder. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Gunadarma Headline News

Me on Google+

- Copyright © Ree San -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -